Nias Barat, Nias Island, ono niha. mado gulo, Ranto, Mustika, Gulo.

Internation Friend Foundation (INFFo)

June 27, 2009
By

Mohon Doa Restu Perguruan Tinggi Di Nias
Mohon Doa Restu Perguruan Tinggi Di Nias

Latar Belakang
Doa Panjang Berakhir dengan sebuah kata “AMIN”.  Sejak tahun 2007, kami memulai yayasan ini dengan nama INFFo  (Inter Nations Friend Foundation). Doa kami memohon kepada Tuhan Yang maha Kuasa agar Visi dan Misi Perguruan Tinggi di Nias ini bisa diuji sejalan dengan waktu, apakah hal ini panggilan atau hanya karena emosi sesaat.

Setelah proses LEGALITAS selesai, barulah kami melangkah untuk mencari lahan. Peletakan batu pertama, sudah dilaksanakan pada November 2008 lalu. Kontroversi timbul karena kegiatan ini dihubungkan dengan situasi politik yang sedang hangat di Nias Barat. Dihubungkan dengan POSISI KEPEMIMPINAN NIAS BARAT KELAK, yang dianggap bahwa saya sedang menyusun strategy di akar rumput.  Membangun Nias Barat tidak mesti harus jadi pejabat disana, karena ini pekerjaan sosial yang non profit.

Saya menganggapi protes  baik secara online maupun tanggapan beberapa orang yang sembunyi-sembunyi melontarkan sindiran. Saya hanya mengelus dada, biarkanlah orang lain  berkata apa saja yang penting saya konsisten mencapai apa yang saya cita-citakan. Saya tidak bisa melarang siapapun untuk berkata apapun, karena tidak ada yang melarang.

Saya berpikir bahwa kegiatan pendidikan harus lebih dekat kepada masyarakat untuk menjangkau semua lapisan sesuai dengan Pancasila & UUD ‘45. Pendidikan adalah satu-satunya instrument yang dapat mengubah tatanan kehidupan masyarakat menuju ketingkat yang lebih baik secara drastis.

Tanpa pendidikan seseorang sangat sulit untuk bisa bersaing menghadapi kompetisi dalam kehidupan bermasyarakat. Tingkat Pendidikan yang dimiliki sesorang merupakan modal utama menghadapi era globalisasi. Karena penguasaan teknik dan metode kerja sangatlah perlu, agar bisa meningkatkan produktifitas. Baca entri selengkapnya »

7 Responses to Internation Friend Foundation (INFFo)

  1. niasbarat on February 27, 2010 at 2:59 am

    Tdk Mustahil, langkah pembebasan tanah sdh menacapai 120.000 m2 dan sekarang mengumpukan kekuatan baru…TUHAN tolong kami…berikan donatur baru ..ini semua karena kasih TUHAN.

    Jika saudara terbeban, doakan kami, terpujilah Nama Tuhan

  2. Bravo NISBAR on February 21, 2010 at 12:23 pm

    Doa kami menyertai cita2 ini, konssisten dan jgn mundur, cepat atau lambat harus maju pak …….

    trims

  3. B Daeli, STh on February 15, 2010 at 5:36 am

    Perjuangan masih panjang, kesmepatan untuk berkarir di politik di Nias Barat sangat besar. Kami tidak sarankan untuk terlalu ambisi bermain politik, akhirnya sangat tragis, rata-rata berakhir di bui karena KKN. Mantan Sekda Nias dan beberapa pejabat buktinya.

    Yaahowu

  4. Kinomoto on February 12, 2010 at 4:54 am

    Apa yang anda bayangkan kalau semua cita2 itu sdh terwujud…jadilah hamba yg setia

  5. Bali Enterprice on February 4, 2010 at 7:14 pm

    Bali bangkit sejalan dengan perkembangan pendidikan ..di Bali skrg sudah memiliki Perguruan tinggi disetiap kabupaten lebih dari satu. Hebaaat….Nias pun bisa demikian

  6. GaL on February 4, 2010 at 7:14 pm

    Apa yg bisa kita lakukan ..lakukan lah

  7. ama ivan on September 17, 2009 at 12:09 pm

    Maju Terus Bung . . . .

    Bagaimana perkembangan proyek ini sekarang,

    “Anjing menggonggong Kafilah terus berlalu”, kita pakai pepatah ini kalau kita tulus membangun NIASBARAT, niscaya mereka akan berbalik kita mendukung kelak . . . .

    Salam sukses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

SAHABAT KAMI DIMANA PUN

ANDA BISA MENGIRIM BERITA KE banuada@niasbarat.com agar dimuat sebagai berita, artikel atau sejenis pengumuman.

TIDAK MESTI JADI PEJABAT !

Membangun Nias Barat, anda tidak mesti harus jadi pejabat, tetapi kesempatan lain masih banyak. Dalam bidang lain pun menanti anda, misalnya memulai dari hal2 kecil saja atau dalam bidang pengembangan SDM atau Pembangunan Rohani (Pembaunan Karakter) dan mulailah dengan bekerja keras. Terjun saja ke dalam masyarakat untuk menyentuh esensi kehidupan yang sesungguhnya, misalnya beternak dan bertani, kemudian anda bisa membentuk opini dan berhasil mempengaruhi lingkungan sekitar untuk menjadi contoh yang baik. Selamat! Mustika Ranto Gulo