Berita Nias : Akibat Gempa, daratan Pulau Nias naik
Eksodus masyarakat Nias ke pulau Sumatera pada tahun 2005 pasca gempa yang menyiksakan penderitaan itu, akibat adanya isu bahwa pulau itu akan tenggelam. Ternyata hal itu tidak benar dengan adanya informasi baru ini, “Setelah gempa, ada permukaan kota yang turun dan naik. Di Nias itu naik,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr Fauzi, kepada detikcom, Selasa (9/3/2010).
Sehingga dengan demikian isu itu adalah tidak benar, oleh karena itu ketakutan masyarakat tidak beralasan. Kami berharap agar masyarakat yang berada di pulau lainnya untuk segera pulang ke Pulau Nias yang kita cintai itu. Semoga !
Berita detikcom – Selasa, 9 Mare
Jika kebanyakan kota bergeser horizontal akibat gempa, maka Nias menjadi salah satu daerah yang bergeser secara vertikal. Pasca gempa 8,6 SR pada 28 Maret 2005, Nias naik ke atas dari kondisi sebelumnya.
“Setelah gempa, ada permukaan kota yang turun dan naik. Di Nias itu naik,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr Fauzi, kepada detikcom, Selasa (9/3/2010).
Seberapa jauh kota berpindah, lanjut Fauzi, tergantung kepada ukuran gempa dan kedalaman gempanya. “Kalau di Aceh, itu banyak kota yang turun sehingga banyak daerah yang kini terendam permanen. Tapi kalau di Nias, itu semakin naik ke atas,” jelasnya.
Fauzi menceritakan, di masyarakat Nias ada sebuah kata populer untuk tsunami, yaitu smong. Pada gempa tahun 2005, masyarakat berlarian menuju tempat yang tinggi.
“Dan setelahnya, mereka mengamati airnya nggak surut-surut. Nah ternyata bukan surut airnya, tapi pantainya naik,” kata Fauzi.
Kepala Pusat Geodesi dan Geodinamika Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) Cecep Surbaya menambahkan, gempa Nias juga mengakibatkan beberapa kota di dalamnya bergeser ke arah barat.
“Yang di Pulau Nias bergeser 3-3,5 meter ke barat. Kalau di pantai timur Nias itu naik beberapa centimeter,” katanya.
Sementara untuk gempa Yogya (6,2 SR pada 27 Mei 2006) dan Padang (7,6 SR pada 30 September 2009), Cecep menyatakan perubahan kota tidak terlalu signifikan.
“Akibat gempa September 2009, di Padang bergeser kecil sekitar 40 cm, di Yogyakarta malah lebih relatif kecil,” tambahnya.


Hi…Tmn2…..
jgn Prcya klo ada org yg trllu pintar tuk Bhwa Nias tngglam… Emg dia Than ap….
Org yg sllu blg Tuk….agr Dia mngmbil ksmpatan untk mnguasai daerah Nias…..
Kta jgan prnah llai untk brdoa kpda Than…
coz firmanx mngatkan ” brang siapa yg mmnta akan di brkan…”
Yaahowu…salam kenal…!
org2 kita yg ketakutan kog ya???????? masa pulau sebesar itu tenggelam ..ngg lucu. Klo Pulau asu atau pulau bawa yg tenggelam masuk akal donk…lucu…mari tertawa bah hahahahahahahaha
Trims berita ini, Nias pernah diisukan oleh org2 tertentu bhw akan tenggelam, tetapi ada org yg datang ke Nias memborong tanah rakyat …banyak kasus pertanahan sejak itu,,,, Tuhan masih marahkah?