TARIAN ALA PERANG DARI NIAS, SOSIALISASIKAN PILKADA MEDAN
Masyarakat Nias boleh bangga dengan pagelaran tari perang (TARI BALUSE) dari etnik Nias yang dijadikan sarana sosialisasi Pilkada Medan di pusat jajanan Merdeka Walk, Sabtu (24/4/2010) malam. Tari Baluse merupakan tarian yang masih bisa dipertahankan untuk dilestarikan sampai generasi sekarang ini. Peserta Tari yang membawa tombak dan tameng, pada acara sosialisasi Pilkada Medan tersebut membagi-bagikan selebaran berisi imbauan kepada pengunjung untuk menggunakan hal pilihnya dalam Pilkada.
Detik.com melaporkan bahwa Sosialisasi yang digagas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Medan bekerjasama dengan Komunitas Seni Medan (KSM)ini cukup menarik minat para pengunjung Merdeka Walk, Jl Balai Kota, Medan. Atraksi tari perang Faluaya tersebut dimulai pukul 22.00 WIB, saat Merdeka Walk sedang padat-padatnya.
Di antara para penari yang mengenakan pakaian adat khas warna merah dan kuning tersebut, ada juga yang mengenakan kostum berupa kotak suara serta mengenakan kostum replika paku. Turut dibawa juga poster berisi ajakan ikut Pilkada.
Ketua KSM Teja Purnama menyatakan, kegiatan sosialisasi