PILAR NIAS BARAT, MENGAWAL PROSES PILKADA NISBAR YANG DAMAI DAN BERSIH
Jakarta, 22 November 2010
Rapat Pleno Pilar Nias Barat, dibuka dengan doa oleh Ketua MPO Drs. Faulu’aro Daeli, pada jam 17.00 WIB dengan kata sambutan dan pembukaan oleh Sekum Fatizaro Daeli dan dilanjutkan dengan pembacaan agenda rapat. Dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Bapak Pdm. Ir. Mustika Ranto Gulo, yang menyampaikan selayang pandang PILAR NIAS BARAT dan membahas tentang kader-kader PNB yang sudah duduk pada jabatan politik di Nias Barat, merupakan kebanggaan kita semua.
Rapat membahas beberapa agenda baik mengenai sikap politik terhadap PILKADA NIAS BARAT maupun persiapan-persiapan internal organisasi. Mengalir usul-usul dari floor yang menghendaki peran aktif PNB yang lebih nyata dalam mengawal PILKADA NISBAR dengan bekrja sama kepada Pemerintah Kabupaten serta lembaga-lembaga seperti Panwaslu dan KPUD di Nias Barat. “Kita sepakat untuk bekerja sama menciptakan suasana yang kondusif dalam rangka mendampingi saudara-saudara kita di setiap desa agar bisa menyalurkan suara pilihnya dengan aman dan tertib” Kata Ketua Umum. Tambahnya “Seluruh kekuatan dan kemampuan kita dikerahkan ke Nias Barat, agar tercipta PILKADA yang aman dan bersih, mari kita suarakan perdamaian seperti semboyan kita dalam lagu “OI YA’ITA MANO”, sebab Nias Barat milik pusaka kita semua”.
Sungguh menggugah hati atas kebersamaan dan kesehatian para anggota rapat yang sempat membahas keunggulan masing-masing BALON BUPATI dan WA BUPATI yang ternyata mereka semua adalah saudara-saudara kita juga. Kelebihan masyarakat Nias Barat adalah kekerabatan yang sangat dekat dan saling menghormati, mari kita tunjukkan penghormatan kepada ketiga balon tersebut.
“Mari kita siapkan mental kawan-kawan para BALON agar siap kalah dan siap menang, tidak arogan dan mampu menahan diri jika berhadapan dengan berbagai tekanan saat PILKADA berlangsung” Kata Drs. Faulu’Aro Daeli.
Akhir rapat di tutup oleh SEKUM dengan berbagai pesan-pesan agar segera beraktifitas di Nias Barat dengan misi yang sungguh-sungguh memuliakan nama Tuhan. Rapat ditutup pada jam 20.00 WIB
Saya secara pribadi dan siapa pun yang punya ckrawala yang jernih pasti mendukung gagasan PNB, agar pelaksanaan Pilkada di Nisbar berlangsung ; Aman, Nyaman dan Damai. tetapi amat sangat disayangkan pola pemikiran setiap insan ndak pernah sama,TS masing masing calon setelah berjuang mati matian tidak mau menerima keadaan ( me bawa anihada,aoha mate moroi na aila), inilah semboyan nono niha yang kontrakdiktif dg dogmatika kristiani.Jadi khora talifusoma di semua elemen masyarakat,LSM, Ormas lainya yang ada di Nisbar,tolong boi awoli- woli ami ba wolau si sokhi secara moril kami mendukung bapak/Ibu demi Nisbar, ME OI YAITA MANO. Yaahowu…!