<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BERITA NIAS BARAT &#187; nias</title>
	<atom:link href="http://niasbarat.com/Nias%20Island/nias/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://niasbarat.com</link>
	<description>VISI &#34;Aman, Damai &#38; Berakhlak&#34;</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Apr 2011 09:37:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Raker Gubernur Se-Indonesia Fokus Pencegahan Konflik</title>
		<link>http://niasbarat.com/2010/10/raker-gubernur-se-indonesia-fokus-pencegahan-konflik/</link>
		<comments>http://niasbarat.com/2010/10/raker-gubernur-se-indonesia-fokus-pencegahan-konflik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2010 13:52:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niasbarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[konflik]]></category>
		<category><![CDATA[nias]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasbarat.com/?p=503</guid>
		<description><![CDATA[RAKER GUBERNUR SE INDONESIA DI MAKASSAR Pencegahan dan deteksi dini menjadi fokus pembahasan utama pada rapat kerja gubernur se-Indonesia di Makassar, Selasa. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi memaparkan peningkatan kemampuan deteksi dini setiap peristiwa, menganalisis dan mengambil tindakan terhadap gejala-gejala gangguan ketertiban dan keamanan di daerah. &#8220;Mengingatkan kembali kepada para gubernur pada tugas pokok sesuai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>RAKER GUBERNUR SE INDONESIA DI MAKASSAR<br />
Pencegahan dan deteksi dini menjadi fokus pembahasan utama pada rapat kerja gubernur se-Indonesia di Makassar, Selasa. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi memaparkan peningkatan kemampuan deteksi dini setiap peristiwa, menganalisis dan mengambil tindakan terhadap gejala-gejala gangguan ketertiban dan keamanan di daerah. &#8220;Mengingatkan kembali kepada para gubernur pada tugas pokok sesuai Undang-Undang Nomor 32 yang wajib dan berwenang mewujudkan ketenteraman dan ketertiban daerah,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia berharap gubernur bisa melakukan rapat kerja dengan bahasan serupa hingga ke tingkat kecamatan. Dengan demikian, &#8220;perseteruan&#8221; yang awalnya kegiatan kriminal tidak meluas.  Seperti yang disampaikan oleh Presiden pada pembukaan, kepala daerah diharapkan sudah harus dapat membaca situasi dan mengantisipasi sebuah gangguan keamanan yang berpotensi meluas.</p>
<p>Raker hari pertama yang juga diikuti oleh Kepala Badan Intelijen Negara dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia juga meminta untuk terus mewaspadai potensi ancaman teroris.  Sementara, pada penanganan konflik horizontal, Mendagri mengatakan, konflik yang terjadi di Tarakan (Kalimantan Timur) baru-baru ini dapat dijadikan model penanganan.</p>
<p>Terkait penyebab konflik, ia mengatakan, seluruh aspek berpotensi menjadi pemicu. Seperti kejadian kecil yang dieksploitasi, pilkada, atau persoalan intern umat beragama.  Bahkan secara kebetulan ada perkelahian dua orang dengan perbedaan yang bisa juga dieksploitasi atau ancaman di daerah perbatasan. &#8220;Motifnya macam-macam dan potensinya juga beragam,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, pada raker tidak diagendakan pemetaan daerah mana di Indonesia yang disebut sebagai daerah paling rawan konflik.  &#8220;Ketenteraman dan ketertiban itu adalah prasyarat utama penyelenggaraan pemerintahan untuk menciptakan kerukunan hidup, damai dan harmonis, mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi dan kesejahteraan rakyat,&#8221; jelasnya.  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://niasbarat.com/2010/10/raker-gubernur-se-indonesia-fokus-pencegahan-konflik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pilkada Nias Barat, Masih Sepi Dari Opini</title>
		<link>http://niasbarat.com/2010/09/pilkada-nias-barat-masih-sepi-dari-opini/</link>
		<comments>http://niasbarat.com/2010/09/pilkada-nias-barat-masih-sepi-dari-opini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Sep 2010 17:21:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niasbarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[figur nias barat]]></category>
		<category><![CDATA[nias]]></category>
		<category><![CDATA[nias barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Nias]]></category>
		<category><![CDATA[ranto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasbarat.com/?p=402</guid>
		<description><![CDATA[Nias Barat, 17 September 2010 Pilkada Nias Barat, masih sepi-sepi saja dari peminat untuk menjadi calon bupati dan wa bupati.  Di lain sisi, upaya pembentukan opini siapa yang berjasa atas penerimaan PNS yang mencapai 500 orang di Nias Barat itu sangat gencar. Sekalipun telah menyisakan banyak masalah atas kekacauan atas proses pengumuman penerimaan CPNS itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Nias Barat, 17 September 2010</p>
<p style="text-align: justify;">Pilkada Nias Barat, masih sepi-sepi saja dari peminat untuk menjadi calon bupati dan wa bupati.  Di lain sisi, upaya pembentukan opini siapa yang berjasa atas penerimaan PNS yang mencapai 500 orang di Nias Barat itu sangat gencar.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekalipun telah menyisakan banyak masalah atas kekacauan atas proses pengumuman penerimaan CPNS itu telah membuat pekerjaan rumah bagi Pj Bupati Nias Faduhusi Daeli, SPd yang dipanggil-panggil untuk menjawab berbagai pertanyaan dalam sidang gugatan salah satu Ormas dan yang mewakili para korban atas kerisuhan itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Pebentukan opini bahwa orang yang telah berjasa menjadikan CPNS 500 orang itu menjadi &#8220;orang berguna&#8221; yang diartikan masa depannya telah terjamin setelah menjadi Pegawai Negeri Sipil adalah pimpinan Nias Barat yang sekarang ini sedang menjabat dan disinyalir akan mencalonkan diri lagi menjadi bupati defenitif nantinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbagai pemberitaan media masa lokal di Nias Barat dan di Sumatera Utara telah mewarnai media cetak selama hampir separuh masa jabatan Pj. Bupati Nias tersebut. Harapan masyarakat tadinya, beliau bisa mengayomi masyarakat Nias Barat dan menjadi harapan pemersatu masyarakat yang sudah lama tertindas oleh ketidak adilan dan ketidak merataan pembangunan di Provinsi  Sumatera Utara itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya belum ada figur yang bisa menjadi icon pemersatu Nias Barat yang disebut &#8220;Iraono Gaekhula&#8221; itu hingga saat ini. Seorang putra daerah yang mampu diandalkan untuk menduduki jabatan Nisbar 1 itu, karena banyak calon namun selalu saja dikaitkan dengan masa lalu para calon. Sampai kapan kita bisa menemukan mereka yang pas untuk menjadi pimpinan kita dan yang memiliki kemampuan leadership yang handal ?</p>
<p style="text-align: justify;">Kita tunggu saja dalam beberapa hari lagi kedepan, sebab pada 100 hari (+/-) ke depan , tepatnya  pada bulan Pebruari 2011 akan diadakan pilkada perdana untuk Nias Barat tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga Sukses !</p>
<p style="text-align: justify;">Berita Terkait :</p>
<p><a href="http://niasbarat.wordpress.com/2010/09/06/yupiter-gulo-balon-bupati-nias-barat-yang-sangat-berpeluang/" target="_blank">Yupiter-gulo-balon-bupati-nias-barat-yang-sangat-berpeluang</a></p>
<p><a href="http://niasbarat.com/2010/03/menjadi-bupati-wa-bupati-bukan-segalanya/" target="_blank">Menjadi Bupati &#8230;</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://niasbarat.com/2010/09/pilkada-nias-barat-masih-sepi-dari-opini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FKNO ( Forum Komunikasi Niha Keriso Ononiha) Se-JABODETABEK</title>
		<link>http://niasbarat.com/2010/09/fkno-forum-komunikasi-niha-keriso-ononiha-se-jabodetabek/</link>
		<comments>http://niasbarat.com/2010/09/fkno-forum-komunikasi-niha-keriso-ononiha-se-jabodetabek/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 12:36:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niasbarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[AMIN]]></category>
		<category><![CDATA[BNKP]]></category>
		<category><![CDATA[FKNO]]></category>
		<category><![CDATA[GBI]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[GNKPI]]></category>
		<category><![CDATA[GPDI]]></category>
		<category><![CDATA[Katholik]]></category>
		<category><![CDATA[nias]]></category>
		<category><![CDATA[Oikumene]]></category>
		<category><![CDATA[ONKP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasbarat.com/?p=436</guid>
		<description><![CDATA[Bekerja untuk Tuhan tidak pernah sia-sia. Demikian disampaikan Ketua Umum FKNO ( Forum Komunikasi Niha Keriso Ononiha) Se-JABODETABEK yang baru, Faahakhododo Maruhawa, SE pada acara pelantikan Pengurus FKNO yang baru Periode 2009-2012 pada hari Minggu tanggal 8 November 2009 di aula PGI Jalan Salemba Raya, Jakarta. Dalam sambutan singkatnya, Ama Moses Maruhawa, demikian Ketua FKNO [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /><a rel="attachment wp-att-437" href="http://niasbarat.com/2010/09/fkno-forum-komunikasi-niha-keriso-ononiha-se-jabodetabek/41595_163267943683670_8428_n/"><img class="alignleft size-full wp-image-437" title="41595_163267943683670_8428_n" src="http://niasbarat.com/wp-content/uploads/2010/09/41595_163267943683670_8428_n.jpg" alt="FKNO" width="196" height="201" /></a>Bekerja untuk Tuhan tidak pernah sia-sia. Demikian disampaikan Ketua  Umum FKNO ( Forum Komunikasi Niha Keriso Ononiha) Se-JABODETABEK yang  baru, Faahakhododo Maruhawa, SE pada acara pelantikan Pengurus FKNO yang  baru Periode 2009-2012 pada hari Minggu tanggal 8 November 2009 di aula  PGI Jalan Salemba Raya, Jakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sambutan singkatnya, Ama Moses Maruhawa, demikian Ketua FKNO yang baru  sering disapa, menyampaikan bahwa selama aktif pada pelayanan dan  kegiatan FKNO, banyak hal yang diberikan Tuhan dalam hidupnya. Maruhawa  tidak lupa memohon dukungan dari seluruh masyarakat Nias pada umumnya  dan khususnya para pengurus, penasehat FKNO untuk tetap memberi masukan,  usulan bahkan kritik demi membangun kebersamaan dalam wadah FKNO.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada acara tersebut, diselenggararakan acara serahterima kepengurusan  FKNO dari Ketua Umum FKNO periode 2006-2009 Drs. Saroziduhu Zebua, SE  kepada Ketua Umum FKNO Periode 2009-2012 Drs Faahakhododo Maruhawa. Drs.  Saroziduhu Zebua, disapa Ama Grace, menyampaikan harapannya agar  program FKNO yang masih belum direalisasikan pada kepengurusannya  hendaknya dapat dilanjutkan oleh pengurus baru, antara lain  penyempurnaan AD/ART, pendaftararan FKNO pada Departemen Agama maupun  pada Departemen Hukum &amp; HAM.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh penasehat a.l. Bpk. Ama Bazi  Zebua, Ama Krisna Baeha, Ama David Zendrato, Ama Valen Zebua. Juga hadir  Ama Ita Waruwu, Ama Risda Halawa, Ina Krisna Baeha, Herlin Nilamwati  Daeli, Ina Debi Zendrato, Ama Dian Daeli, Ama Ornela Laoli, Ama  Johannes, Ama Yosua Gea, Ama Costan Nduru, Ina Valen Zebua, Ina Maynar  Harefa, Pdt. Etika Hia (Ama Arline), Besokhi Waruwu, Letreyan Hia, Joni  Marunduri, dll</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun Pengurus FKNO, adalah:</p>
<p style="text-align: justify;">Penasehat<br />
Pdt. Dr. Jason Lase, M.Th., Pdt. TS. Daeli S.Th., Pdt. Herman Baeha,  M.Th., Pdt. Happy Martawati Daeli, S.Th., Ama Bazi Zebua, Drs. Selsus  Baeha, Drs. F. Zendrato (Ama David), Sinufa Zebua, SH, Agus Gea, SH,  Firman Jaya Daeli, SH, Drs. Arisman Zagoto, Dr. Hekinus Manao, SE,  M.Acc., Ir. Idealis Lase, MM, Ir. Ichtiar Ndruru, Drs. Saroziduhu Zebua,  Dr. Yasonna H Laoly, SH, M.Sc., Drs. Sokhiatulo Laoli, Drs. Yeremia  Maruhawa, M.Kes., F. Zendrato, SH.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengurus Harian<br />
Ketua Umum: Faahakhododo Maruhawa, SE (Ama Moses Maruhawa)<br />
Wakil Ketua : Adieli Zendrato, Mth (Ama Moses Zendrato)<br />
Wakil Ketua : Rosriani Gea, SE (Ina Krisna Baeha)<br />
Wakil Ketua : Bakhtiar Gea, SE (Ama Yosua)<br />
Wakil Ketua : Ivolala Nduru, SH (Ama Constan)</p>
<p style="text-align: justify;">Sekretaris Umum : Demawati Harefa, SH (Ina Debi Zendrato)<br />
Wakil Sekretaris : Besokhi Waruwu, SE</p>
<p style="text-align: justify;">Bendahara Umum : Christina Daeli (Ina Valen Zebua)<br />
Wakil Bendahara : Yosia Halawa (Ama Leo)</p>
<p style="text-align: justify;">Koodinator Jakarta: Drs.Fo&#8217;anoita Halawa (Ama Risda) &amp; Jonni Mansyur Waruwu (Ama Yosua)<br />
Koodinator Bogor : Juliman Gulo &amp; Johny Lase<br />
KoodinatorDepok : Sosialis Daeli, SE (Ama Dian) &amp; Ir. Alinur Zebua<br />
Koordinator Tangerang: Era-Era Hia, SE, MM (Ama Desta) &amp; Afolo Daeli (Ama Alfin)<br />
Koordinator Bekasi: Fadaosi Waruwu, SH (Ama Ita) &amp; Ir. Martinus Lase (Ama Elga)</p>
<p style="text-align: justify;">Koordinator Bidang Rohani: Pdt. Etika Hia, Sth, Msi (Ama Arline), Pdt. NA. Waruwu, M.th, D.Min<br />
Koodinator Bidang Sosial: Yusmar Laoli (Ama Ornela) &amp; Herlin Nilamwati Daeli<br />
Koodinator Kepemudaan : Ir.Mustika Ranto Gulo (Ama Maya) &amp; Lattreiyan Hia, SH<br />
Koordinator Bidang Usaha &amp; Kerjasama Antar Lembaga: Eldin Maru&#8217;ao (Ama Dita) &amp; Drs. Fatiziduhu Telaumbanua, M.Pd</p>
<p style="text-align: justify;">FKNO berdiri sejak tahun 2001 yang mana bermula dari kesepakatan  beberapa denominasi Gereja yang memilki Synodal di Nias, misalnya Gereja  BNKP, ONKP, AMIN, AFY, IWKN dan Katolik untuk melaksanakan Natal  Bersama Masyarakat Nias Se-Jabodetabek pada tahun 2000-2001 dan sejak  saat itu FKNO selalu melaksanakan Natal Bersama (kecuali tahun  2008-2009), juga pernah mengadakan acara Paskah bersama, Seminar Gereja  dan bahkan pernah melakukan aksi sosial ketika Nias mengalami bencana  tsunami tahun 2004. Walaupun dirintis oleh denominasi gereja tersebut  diatas, tetapi FKNO terbuka kepada seluruh masyarakat Kristiani Nias di  Jabodetabek</p>
<p style="text-align: justify;">Pada kesempatan tersebut, juga di lantik Panitia Natal Bersama Masyarakat Nias Sejabodetabek atl:<br />
-Ketua Umum : Rosriani Gea, SE (Ina Krisna Baeha)<br />
-Sekretaris : Bachtiar Gea, SE (Ama Yosua)<br />
-Bendahara : Yasomasiita Laoli (Ina Meynar Harefa)<br />
Acara perayaan natal tersebut akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 Januari 2010 di Gd. Balai Pustaka &#8211; Senen, Jakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan Memberkati, Yaahowu!<br />
Pengurus FKNO SE-JABODETABEK</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://niasbarat.com/2010/09/fkno-forum-komunikasi-niha-keriso-ononiha-se-jabodetabek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lagu Nias “OI YA’ITA MANÖ”</title>
		<link>http://niasbarat.com/2010/09/lagu-nias-untuk-lomba-vg-fkno-se-jakarta-raya/</link>
		<comments>http://niasbarat.com/2010/09/lagu-nias-untuk-lomba-vg-fkno-se-jakarta-raya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 11:00:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banuada</dc:creator>
				<category><![CDATA[BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[album nias]]></category>
		<category><![CDATA[my best worship]]></category>
		<category><![CDATA[nias]]></category>
		<category><![CDATA[nias island]]></category>
		<category><![CDATA[people song of nias]]></category>
		<category><![CDATA[ranto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasbarat.com/?p=419</guid>
		<description><![CDATA[JUDUL OI YA’ITA MANÖ CIPTAAN M.Ranto Gulõ CHORD 4/4 STYLE TEMPO REG. MRG-006 Ayat 1 OI YA’ITA MANÖ, OI YA’ITA MANÖ MELÖ SA NIHA BÖ’Ö OI YA’ITA MANÖ Ayat 2 YA’AGA &#8211; YA’AMI YA’ODO &#8211; YA’UGÖ ME OI SITENGA BÖ’Ö OI FATALIFUSÖ RFF SI’OROI RAYA SI’OROI YÖU MOROI BAGATUMBUCHA MOROI BAGAECHULA HE NIHA RAYA, HE [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table style="height: 508px;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="499">
<tbody>
<tr>
<td width="127" valign="top"><strong>JUDUL</strong></td>
<td width="408" valign="top"><strong>OI  YA’ITA MANÖ</strong></td>
<td width="55" valign="top"><strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="127" valign="top"><strong>CIPTAAN </strong></td>
<td width="408" valign="top"><strong>M.Ranto Gulõ</strong></td>
<td width="55" valign="top"><strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="127" valign="top"><strong>CHORD</strong></td>
<td width="408" valign="top"><strong> </strong>4/4</td>
<td width="55" valign="top"><strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="127" valign="top"><strong>STYLE</strong></td>
<td width="408" valign="top"><strong> </strong></td>
<td width="55" valign="top"><strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="127" valign="top"><strong>TEMPO</strong></td>
<td width="408" valign="top"><strong> </strong></td>
<td width="55" valign="top"><strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="127" valign="top"><strong>REG. </strong></td>
<td width="408" valign="top"><strong>MRG-006</strong></td>
<td width="55" valign="top"><strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="127" valign="top"><strong>Ayat  1</strong></td>
<td width="408" valign="top"><strong>OI  YA’ITA MANÖ, </strong></p>
<p><strong>OI  YA’ITA MANÖ</strong></p>
<p><strong>MELÖ  SA NIHA BÖ’Ö</strong></p>
<p><strong>OI  YA’ITA MANÖ</strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td width="55" valign="top"><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="127" valign="top"><strong>Ayat  2</strong></td>
<td width="408" valign="top"><strong>YA’AGA  &#8211; YA’AMI </strong></p>
<p><strong>YA’ODO  &#8211; YA’UGÖ</strong></p>
<p><strong>ME  OI SITENGA BÖ’Ö</strong></p>
<p><strong>OI  FATALIFUSÖ</strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td width="55" valign="top"><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="127" valign="top"><strong>RFF</strong></td>
<td width="408" valign="top"><strong>SI’OROI  RAYA</strong></p>
<p><strong>SI’OROI  YÖU</strong></p>
<p><strong>MOROI  BAGATUMBUCHA</strong></p>
<p><strong>MOROI  BAGAECHULA</strong></p>
<p><strong>HE  NIHA RAYA, HE NIHA YÖU</strong></p>
<p><strong>ONO  MBANUA, HE SALAWA</strong></p>
<p><strong>SISAMBUA  AMA SISAMBUA INA</strong></p>
<p><strong>YAITA  ONO NIHA</strong></p>
<p><strong>SISAMBUA  AMA SISAMBUA INA</strong></p>
<p><strong>NDROTO-DROTO  ZO’AYA</strong></td>
<td width="55" valign="top"><strong> </strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> Jika ingin request contoh lagu MP3 kirim email ke banuada@niasbarat.com, kami segera kirim kepada saudara. </strong></p>
<p><strong><a title="Oiya Ita Mano Cipt M Ranto Gulo" href="http://showcase.microtellindo.com/wp-content/uploads/2010/09/OI-YAITA-MANO.LOMBA-FKNO.mp3" target="_blank">Contoh Lagu dengarkan disini</a><br />
</strong></p>
<p><strong>GBU<br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://niasbarat.com/2010/09/lagu-nias-untuk-lomba-vg-fkno-se-jakarta-raya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
<enclosure url="http://showcase.microtellindo.com/wp-content/uploads/2010/09/OI-YAITA-MANO.LOMBA-FKNO.mp3" length="1020993" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>DPRD Gunung Sitoli Imbau Nias Serahkan Aset</title>
		<link>http://niasbarat.com/2010/08/dprd-gunung-sitoli-imbau-nias-serahkan-aset/</link>
		<comments>http://niasbarat.com/2010/08/dprd-gunung-sitoli-imbau-nias-serahkan-aset/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 18:30:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niasbarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[aset Nias]]></category>
		<category><![CDATA[Binahati B Baeha]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungsitoli]]></category>
		<category><![CDATA[nias]]></category>
		<category><![CDATA[Persoalan Nias]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Yaahowu]]></category>
		<category><![CDATA[Ranto Gulo]]></category>
		<category><![CDATA[Syamsul Arifin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasbarat.com/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[Medan, 23/8 (ANTARA) – Sebanyak 25 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Gunung Sitoli meminta bantuan Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin untuk mengimbau dan mendesak Pemkab Nias menyerahkan sejumlah aset yang dianggap menjadi hak kota itu. Dalam pertemuan di Kantor Gubernur Sumut di Medan, Senin, Ketua DPRD Kota Gunung Sitoli Sowaa Laoly mengatakan cukup banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Medan, 23/8 (ANTARA) – Sebanyak 25 anggota Dewan Perwakilan  Rakyat Daerah Kota Gunung Sitoli meminta bantuan Gubernur Sumatera Utara  Syamsul Arifin untuk mengimbau dan mendesak Pemkab Nias menyerahkan  sejumlah aset yang dianggap menjadi hak kota itu.</p>
<p>Dalam pertemuan di Kantor Gubernur Sumut di Medan, Senin, Ketua DPRD  Kota Gunung Sitoli Sowaa Laoly mengatakan cukup banyak aset yang  seharusnya menjadi milik Pemko Gunung Sitoli masih ditahan Pemkab Nias.</p>
<p>Pemkab Nias hanya menyerahkan aset tertentu seperti sejumlah bangunan  yang dijadikan kantor pemerintahan seperti balaikota dan DPRD Gunung  Sitoli.</p>
<p>Meski demikian, penyerahan aset itu tidak melibatkan Pemprov Sumut,  sehingga berita acaranya dianggap masih lemah dan dikhawatirkan dapat  digunakan untuk hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>“Bisa saja suatu saat Pemkab Nias mengusir kami,” kata politisi dari Partai Demokrat itu.</p>
<p>Sebenarnya, kata Sowaa, cukup banyak aset yang tidak diserahkan  Pemkab Nias kepada Pemko Gunung Sitoli, termasuk sejumlah aset yang  dibangun eks Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias.</p>
<p>Disebabkan dikuasai Pemkab Nias, aset-aset itu tidak dapat  dipergunakan dan dimanfaatkan meski berada di wilayah Kota Gunung  Sitoli.</p>
<p>“Padahal aset-aset itu dapat dipergunakan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.</p>
<p>Anggota DPRD Gunung Sitoli yang lain, Yaatozeduhu Laoly mengatakan,  salah satu aset yang tidak ingin diserahkan Pemkab Nias itu adalah Pasar  Yahobu yang dibangun eks BRR NAD-Nias.</p>
<p>Pihaknya berharap Pemprov Sumut dapat mengingatkan Pemkab Nias segera  untuk menyerahkan pengelolaannya kepada Pemko Gunung Sitoli.</p>
<p>“Kalau tidak segera, khawatir akan muncul masalah yang berkepanjangan,” katanya.</p>
<p>Yaatozeduhu Laoly mengatakan, indikasi akan adanya masalah itu dapat  terlihat dari keluarnya Peraturan Daerah (Perda) Nias Nomor 2 Tahun 2010  tertanggal 9 April 2010 yang terkesan mengangkangi UU Nomor 47 Tahun  2008 tentang Pembentukan Kota Gunung Sitoli.<br />
Dalam Pasal 2 ayat (1) Perda itu disebutkan Pasar Yahobu berada di Kota Gunung Sitoli disebutkan bagian dari Pemkab Nias.</p>
<p>Kemudian di Pasal 15 huruf b disebutkan bahwa seluruh proses perizinan dalam pengelolaan Pasar Yahobu diurus di Pemkab Nias.</p>
<p>“Kalau begitu, untuk apa ada Kota Gunung Sitoli,” kata politisi yang juga berasal dari Partai Demokrat tersebut.</p>
<p>Selain Pasar Yahobu, kata Yaatozeduhu, masih ada sejumlah aset lain  yang dibangun BRR yang tidak diserahkan Pemkab Nias kepada Pemko Gunung  Sitoli.</p>
<p>“Ada sekolah, rumah sakit, perkantoran, PDAM Tirta Umbu dan bangunan  lain. Semuanya di wliayah Gunung Sitoli, tetapi tidak diserahkan,”  katanya.</p>
<p>Ia juga menyebutkan, Penjabat Walikota Gungung Sitoli Martinus Lase  telah menyampaikan harapan kepada Pemkab Nias agar aset-aset itu  diserahkan.</p>
<p>“Tetapi hingga saat ini tidak ditanggapi,” kata Yaatozeduhu.</p>
<p>Gubernur Sumut Syamsul Arifin mengatakan, pihaknya akan membentuk tim  untuk menyelesaikan masalah tersebut, termasuk menyurati Pemkab Nias  mengenai permasalahan yang terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;">“Nanti akan kita laporkan kepada Mendagri,” kata Gubernur.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.antarasumut.com/berita-sumut/dprd-gunung-sitoli-imbau-nias-serahkan-aset/" target="_blank">Baca AnataraSUMUT</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://niasbarat.com/2010/08/dprd-gunung-sitoli-imbau-nias-serahkan-aset/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>* Jeritan Masyarakat Nias, Mendambakan Seorang Pemimpin Bukan Seorang Penguasa</title>
		<link>http://niasbarat.com/2010/03/jeritan-masyarakat-nias-mendambakan-seorang-pemimpin-berkharisma/</link>
		<comments>http://niasbarat.com/2010/03/jeritan-masyarakat-nias-mendambakan-seorang-pemimpin-berkharisma/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2010 16:00:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niasbarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[nias]]></category>
		<category><![CDATA[nias barat]]></category>
		<category><![CDATA[nias island]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasbarat.com/2010/03/jeritan-masyarakat-nias-mendambakan-seorang-pemimpin-berkharisma/</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, 22 Maret 2010 Dalam diskusi panjang yang bertemakan &#8220;Sang Pemimpin Masa Depan&#8221; mencuatlah bahwa Masyarakat Nias sangat mendambakan seorang pemimpin yang berkharisma. Bukan hanya sekedar pemimpin yang berambisi untuk berkuasa, tetapi seseorang yang merakyat dan memiliki hati nurani untuk memikirkan nasib rakyatnya. Demam bursa Bupati dan Wa Bupati di 3 kabupaten dan kota madya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, 22 Maret 2010<br />
<a href="http://niasbarat.com/2010/03/jeritan-masyarakat-nias-mendambakan-seorang-pemimpin-berkharisma/niasisland/" rel="attachment wp-att-256"><img src="http://niasbarat.com/wp-content/uploads/2010/03/NiasIsland.jpeg" alt="My Home Nias Island" title="NiasIsland" width="127" height="92" class="alignleft size-full wp-image-256" /></a>Dalam diskusi panjang yang bertemakan &#8220;Sang Pemimpin Masa Depan&#8221; mencuatlah bahwa Masyarakat Nias sangat mendambakan seorang pemimpin yang berkharisma. Bukan hanya sekedar pemimpin yang berambisi untuk berkuasa, tetapi seseorang yang merakyat dan memiliki hati nurani untuk memikirkan nasib rakyatnya. </p>
<p>Demam bursa Bupati dan Wa Bupati di 3 kabupaten dan kota madya di Nias, membuat suasana semakin panas saja. Apa gerangan? Jabatan itu sangat menggiurkan bagi sebagian kalangan dengan berbagai macam latarbelakang motivasi.  Betapa tidak, posisi pada jabatan bupati itu bagaikan raja kecil yang memegang kekuasaan otonomi disebuah pemerintahan di daerah. Sebagian mengaku bahwa sangat terbeban untuk membangun Nias dan sebagian juga ingin coba-coba saja untuk terjun di dunia politik. </p>
<p>Siapa gerangan yang didambakan oleh masyarakat &#8220;Sang Pemimpin Masa Depan?&#8221; mereka adalah putra terbaik, bukan hanya karena memiliki kehidupan rohani yang baik saja. Hal itu tidak cukup, tetapi mereka yang benar-benar memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memiliki jaringan yang luas, kemampuan edukasi yang tinggi dan selain itu penguasaan birokrasi yang baik.<br />
Pokoknya anda adalah seorang yang saya sebut &#8220;SMART &#038; ELEGAN&#8221; jika ingin terjuan dalam dunia seperti ini. Karena tuntutan masyarakat memang sedemikian tinggi, karena disebabkan oleh traumatis dari pola kepemimpinan yang tidak layak dimasa lalu yang suram. </p>
<p>Sekilas para pejabat yang duduk ditampuk kursi yang empuk itu, bagaikan seorang penguasa tanpa batas. Mereka sudah sulit dikritisi bahkan kupingnya tiba-tiba tuli dan tidak mendengar lagi jeritan rakyat. </p>
<p>Kami berharap agar siapapun yang ingin terjun ke posisi yang menggiurkan itu, agar memperkaya dirinya dengan berbagai displin ilmu supaya jangan malu-maluin ketika berhadapan dengan rakyat. </p>
<p>Kami merindukan seorang yang benar-benar &#8220;Mengerti, Mampu dan memiliki suara hati yang tulus&#8221; bukan calon penguasa. Semoga anda datang memenuhi harapan kami.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://niasbarat.com/2010/03/jeritan-masyarakat-nias-mendambakan-seorang-pemimpin-berkharisma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berita Nias : Akibat Gempa, daratan Pulau Nias naik</title>
		<link>http://niasbarat.com/2010/03/berita-nias-akibat-gempa-daratan-pulau-nias-naik/</link>
		<comments>http://niasbarat.com/2010/03/berita-nias-akibat-gempa-daratan-pulau-nias-naik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 01:47:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niasbarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nias]]></category>
		<category><![CDATA[budaya nias]]></category>
		<category><![CDATA[eksodus]]></category>
		<category><![CDATA[gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Nias]]></category>
		<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[nias]]></category>
		<category><![CDATA[nias island]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasbarat.com/2010/03/berita-nias-akibat-gempa-daratan-pulau-nias-naik/</guid>
		<description><![CDATA[Eksodus masyarakat Nias ke pulau Sumatera pada tahun 2005 pasca gempa yang menyiksakan penderitaan itu, akibat adanya isu bahwa pulau itu akan tenggelam. Ternyata hal itu tidak benar dengan adanya informasi baru ini, &#8220;Setelah gempa, ada permukaan kota yang turun dan naik. Di Nias itu naik,&#8221; kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;"></p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 253px"><a href="http://niasbarat.com"><img title="Nias Island" src="http://www.indonesiatraveling.com/Indonesia%20traveling%20over%20Land/images/sumatra/Nias-web.jpg" alt="Nias " width="243" height="274" /></a><p class="wp-caption-text">Nias </p></div>
<p>Eksodus masyarakat Nias ke pulau Sumatera pada tahun 2005 pasca gempa yang menyiksakan penderitaan itu, akibat adanya isu bahwa pulau itu akan tenggelam. Ternyata hal itu tidak benar dengan adanya informasi baru ini, &#8220;Setelah gempa, ada permukaan kota yang turun dan naik. Di Nias itu naik,&#8221; kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr Fauzi, kepada detikcom, Selasa (9/3/2010).</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Sehingga dengan demikian isu itu adalah tidak benar, oleh karena itu ketakutan masyarakat tidak beralasan. Kami berharap agar masyarakat yang berada di pulau lainnya untuk segera pulang ke Pulau Nias yang kita cintai itu. Semoga !</span><span id="more-217"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Berita detikcom &#8211; Selasa, 9 Mare</p>
<p style="text-align: justify;"><cite><abbr class="timedate" title="Selasa, 9 Maret" /></cite></p>
<p style="text-align: justify;">Jika kebanyakan kota bergeser horizontal akibat gempa, maka Nias menjadi salah satu daerah yang bergeser secara vertikal. Pasca gempa 8,6 SR pada 28 Maret 2005, Nias naik ke atas dari kondisi sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Setelah gempa, ada permukaan kota yang turun dan naik. Di Nias itu naik,&#8221; kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr Fauzi, kepada detikcom, Selasa (9/3/2010).</p>
<p style="text-align: justify;">Seberapa jauh kota berpindah, lanjut Fauzi, tergantung kepada ukuran gempa dan kedalaman gempanya. &#8220;Kalau di Aceh, itu banyak kota yang turun sehingga banyak daerah yang kini terendam permanen. Tapi kalau di Nias, itu semakin naik ke atas,&#8221; jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Fauzi menceritakan, di masyarakat Nias ada sebuah kata populer untuk tsunami, yaitu smong. Pada gempa tahun 2005, masyarakat berlarian menuju tempat yang tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dan setelahnya, mereka mengamati airnya nggak surut-surut. Nah ternyata bukan surut airnya, tapi pantainya naik,&#8221; kata Fauzi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepala Pusat Geodesi dan Geodinamika Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) Cecep Surbaya menambahkan, gempa Nias juga mengakibatkan beberapa kota di dalamnya bergeser ke arah barat.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Yang di Pulau Nias bergeser 3-3,5 meter ke barat. Kalau di pantai timur Nias itu naik beberapa centimeter,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara untuk gempa Yogya (6,2 SR pada 27 Mei 2006) dan Padang (7,6 SR pada 30 September 2009), Cecep menyatakan perubahan kota tidak terlalu signifikan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Akibat gempa September 2009, di Padang bergeser kecil sekitar 40 cm, di Yogyakarta malah lebih relatif kecil,&#8221; tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://niasbarat.com/2010/03/berita-nias-akibat-gempa-daratan-pulau-nias-naik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ujian Nasional, Tidak Rasional</title>
		<link>http://niasbarat.com/2010/01/ujian-nasional-tidak-rasional/</link>
		<comments>http://niasbarat.com/2010/01/ujian-nasional-tidak-rasional/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 07:17:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niasbarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[nias]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Nias]]></category>
		<category><![CDATA[rasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasbarat.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Pernyataan SBY Bukan untuk Pendidikan&#8221; (Tim Advokasi Korban Ujian Nasional) &#8220;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan bahwa pelaksanaan UN tidak akan melanggar keputusan Mahkamah Agung (MA).&#8221; &#8220;Pernyataan Presiden lebih kepada pernyataan politik, bukan untuk pendidikan nasional dan masa depan anak-anak didik. Menurut Presiden, hal itu karena UN dilaksanakan dengan penyempurnaan dan persiapan, serta penggodokan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #003366;"><a href="http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=12&amp;artid=2086" target="_blank"><strong>&#8220;Pernyataan SBY Bukan untuk Pendidikan&#8221;</strong></a><br />
<em>(Tim Advokasi Korban Ujian Nasional)</em></span></p>
<p align="justify"><span style="color: #003366;">&#8220;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan bahwa pelaksanaan UN tidak akan melanggar keputusan Mahkamah Agung (MA).&#8221; &#8220;Pernyataan <strong>Presiden lebih kepada pernyataan politik, bukan untuk pendidikan nasional dan masa depan anak-anak didik</strong>. Menurut Presiden, hal itu karena UN dilaksanakan dengan penyempurnaan dan persiapan, serta penggodokan yang sungguh-sungguh. Ini hanya membuktikan kalau pemerintah, baik itu Mendiknas maupun Presiden, hanya mencari-cari dalil dan legitimasi bahwa UN tidak bertentangan dengan putusan MA, ujar Isnur&#8221;</span></p>
<ul>
<li>
<p align="justify"><span style="color: #003366;">&#8220;<strong>Arif Rahman: Jangan Ukur UN dengan Standar Mutlak&#8221;</strong><br />
&#8220;Pakar pendidikan dan Guru Besar UNJ Arif Rahman merasa perlu adanya standar norma pada penilaian Ujian Nasional (UN). Standar mutlak yang diterapkan pemerintah dianggap tidak memberikan ukuran pendidikan yang valid.&#8221; &#8220;Mengutip omongan JK pada saat menjabat sebagai wakil presiden. Beliau pernah bilang, Pak Arif kalau tidak dinaikan standar kelulusannya siswa kita tidak akan bisa lompat. Saya jawab, <strong>pak kalau lompat tanpa dikasih makan mana bisa pak. Ini kan tandanya beliau tidak melihat daerah,</strong>&#8216; selorohnya.&#8221;<br />
<a href="http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=12&amp;artid=2087" target="_blank">http://BeritaPendidikan.Com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=12&amp;artid=2087</a></span></li>
<li>
<p align="justify"><span style="color: #003366;"><strong>Mengapa Depdiknas Masih Mendorong E-Learning Untuk Sekolah?</strong><br />
Dari pengalaman di negara maju kita dapat melihat bahwa <strong>sistem E-Learning dan Pemiliharaannya adalah sangat mahal dan tidak terjangkau di kebanyakan sekolah di negara maju <em>(<a href="http://teknologipendidikan.com/solusi.html" target="_blank"><strong><em>bagaimana di Indonesia?</em></strong></a>)</em>, maupun dinilai kurang efektif di tingkat sekolah</strong>. Mengapa? Apakah Karena &#8220;Skinner’s theories&#8221; <strong>(Behaviourism &#8211; Programmed Learning) tidak mengajak pelajar kreatif dan inovatif</strong>. <a href="http://teknologipendidikan.com/kreativitas.html" target="_blank"><strong><em>Tujuannya adalah membentuk behaviour (perilaku) orang (seperti robot)</em></strong></a>. &#8211; <span style="text-decoration: underline;"><strong>Membunuh Kreativitas!</strong></span> &#8211; <a href="http://teknologipendidikan.com/kreativitas.html" target="_blank">http://TeknologiPendidikan.Com/kreativitas.html</a><br />
<strong><em>(Mungkin &#8220;Skinner’s theories&#8221; adalah lebih cocok dengan teori &#8220;Asal-Hafal-Saja)</em></strong></span></p>
<p><span style="color: #003366;"><strong><em>E-Learning Menguntungkan siapa?</em></strong></span></li>
<li>
<p align="justify"><span style="color: #003366;"><a href="http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=12&amp;artid=764" target="_blank"><strong>Puluhan ribu sekolah dalam keadaan rusak atau ambruk termasuk 70% sekolah di DKI Jakarta</strong></a> &#8211; <a href="http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=20&amp;artid=2043" target="_blank"><strong>Di Jakarta Saja, 179 Sekolah Tidak Layak Pakai!</strong></a> &#8211; <a href="http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=12&amp;artid=2011" target="_blank"><strong>Hampir 80% Gedung Sekolah di Pesawaran Rusak</strong></a>, <a href="http://ambruk.com/" target="_blank"><strong><em>dll</em></strong></a>, dan <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=573" target="_blank"><strong>Korupsi Terjadi di Semua Level Penyelenggara Pendidikan</strong></a>, dan <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=954" target="_blank"><strong>UN Tidak Ciptakan Proses Belajar Kreatif</strong></a>, dan kita perlu <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=285" target="_blank"><strong>Setop Kurikulum Merugikan Siswa</strong></a>, juga <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=147" target="_blank"><strong>70% Lulusan SMA Tanpa Keterampilan Cari Kerja</strong></a>, dan <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=486" target="_blank"><strong>Kemampuan Guru Harus Ditingkatkan (Secara Efektif)</strong></a>, dan <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=922" target="_blank"><strong>Ribuan Anak Cacat Usia Sekolah Belum Terlayani</strong></a>, dan <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=270" target="_blank"><strong>Pendidikan Berkualitas Hanya untuk Orang Berduit</strong></a>, dan &#8230;&#8230;&#8230;</span></p>
<p><span style="color: #003366;"><strong>PASTI KORUPSI DI PENDIDIKAN HARUS MENJADI PRIORITAS UTAMA KAN? <a href="http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=12&amp;artid=1883" target="_blank"><strong>&#8220;Dinas pendidikan telah menjadi institusi paling korup dan menjadi isntitusi penyumbang koruptor pendidikan terbesar dibanding dengan institusi lainnya</strong></a>.</strong><strong> <em>ICW: Analisis 5 Tahun Pemberantasan Korupsi Pendidikan (2004-2009)</em> </strong></span></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://niasbarat.com/2010/01/ujian-nasional-tidak-rasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cinta &amp; Harapan</title>
		<link>http://niasbarat.com/2009/04/cinta-harapan/</link>
		<comments>http://niasbarat.com/2009/04/cinta-harapan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 01:56:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niasbarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[kemuliaan]]></category>
		<category><![CDATA[nias]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasbarat.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA["Situasi ekonomi memang sedang guncang, namun harapan tetap ada, perubahan sedang terjadi dan akan ada situasi yang baru, tetap kerja keras dan pantang menyerah" Oleh Ir. Mustika Ranto Gulo.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="p-head">
<p class="p-who-date">Posted by: Mustika Ranto Gulo on: Maret 26, 2009</p>
</div>
<div class="p-con">
<div class="snap_preview">
<p style="text-align: justify;"><strong>“Seberkas sinar dari lubang kertas kotak kecil itu, telah menambah satu hari umurku”. </strong>Sebuah penelitian dengan tiga ekor tikus yang dimasukkan dalam kotak kecil yang berbeda. Ada pelajaran yang patut kita simak disini.<span id="more-15"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;Situasi ekonomi memang sedang guncang, namun harapan tetap ada,  perubahan sedang terjadi dan akan ada situasi yang baru, tetap kerja keras dan pantang menyerah&#8221; Oleh Ir. Mustika Ranto Gulo.</strong></p>
<div id="attachment_868" class="wp-caption alignleft" style="width: 341px;"><img class="size-full wp-image-868" title="dsck0027" src="http://niasbarat.files.wordpress.com/2009/03/dsck0027.jpg?w=331&amp;h=277" alt="Mustika Ranto Gulo &quot;Cinta &amp; Harapan&quot;" width="337" height="230" /></div>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 341px;">Ir. Mustika Ranto Gulo</div>
<p class="wp-caption-text" style="text-align: right;"><span style="color: #000080;">Sebuah pengujian tentang korelasi antar daya tahan tubuh dengan harapan untuk hidup.</span></p>
<p class="wp-caption-text" style="text-align: right;"><span style="color: #000080;">Kalau ada harapan, tentu akan ada ketabahan. Kalau ada ketabahan maka akan ada kemampuan untuk bertahan. </span></p>
</div>
<p style="text-align: justify;">Dalam  penelitian ini telah diuji tiga ekor tikus yang terlebih dahulu diberi makan sekenyang-kenyangnya. Kemudian dimasukkan dalam kotak, terdiri dari 1 ekor tikus dengan masing masing kotak.</p>
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;"><strong>Seru!</strong> Kotak yang pertama, ditutup rapi dan dialirkan oksigen melalui pipa kecil sehingga sama sekali tidak ada sumber cahaya masuk ke dalam kotak itu.</span></p>
<p><span style="color: #800000;"><strong>Luar Biasa!</strong> Kotak kedua, dialirkan oksigen dengan tutup plastik sehingga isi kotak kabur dan remang-remang. </span></p>
<p><span style="color: #000080;"><strong>Dasyat!</strong> Kotak ketiga, dialirkan oksigen dan berikan lubang cahaya sebesar lobang jarum sehingga tikus yang di dalamnya bisa mendapat seberkas cahaya.</span></p>
<p>1. Kotak satu hanya bisa bertahan 5 hari dan akhirnya mati.</p>
<p>2. Kotak kedua hanya bisa bertahan 3 hari dan akhirnya mati</p>
<p>3. Kotak ketiga bertahan 11 hari, kemudian karena peneliti tidak tega, maka tikus itu dikeluarkan dan diberi makan lagi sehingga masih bisa melanjutkan perjuangan hidupnya.</p>
<p>Ada apa dengan cinta dan harapan? Sebuah Analisis</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kotak Pertama, </strong>Tikus di kotak ini sama sekali tidak pernah melihat cahaya yang menjadi harapan kehidupan. Tikus dengan siklus darahnya hampir sama dengan siklus darah manusia, membutuhkan cahaya sebagai penggerak motorik untuk memompa darah ke jantung dan ke otak. Karena tikus tidak berdaya dan kehilangan harapan dan kasih sayang…tepatnya kehilangan seberkas cahaya…, shg umurnya lebih pendek. Pertahanannya hanya sebatas dari kekuatan makanan yang ada diperutnya. Ketika kekuatan itu habis, maka matilah si tikus pada hari ke lima. Mungkin saja …..ketika kita sudah tidak melihat seberkas cahaya dan cinta…kita putus asa. Umat manusia lebih dari kuat dari itu…. tetapi dunia tanpa CINTA dan Harapan adalah kematian!! Oleh karena itu…mari memberi CINTA &amp; Harapan kepada siapa saja, mungkin saja dapat menyambung nyawa manusia disekitar kita.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kotak Kedua</strong>, Tikus dikotak ini lebih capek mencari sumber cahaya yang kabur dan remang-remang. si Tikus lari kian kemari dan akhirnya lemas dan mati pada hari yang ketiga….! Tujuan hidup yang ngga jelas, kabur dan remang-remang…ngawur dan tidak karuan. Mengejar seribu bayangmu dalam lagu Ebit G Ade (Camelia I). Kita lelah dalam perjuangan hidup, entah apa yang kita cari…tidak jelas, akhirnya mati juga …lebih cepat matinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kotak Ketiga</strong>, Tikus dikotak ini 11 hari bertahan, karena selalu berdiam diri memandang cahaya dari lobang kecil dalam kotak itu. Sebentar lagi, akan ada jalan keluar, atau sebentar lagi akan ada cahaya lebih besar. Menanti dan menanti…sehingga tanpa sadar si tikus telah bertahan lebih lama dibandingkan dengan teman-temannya. Mengapa?</p>
<p style="text-align: justify;">Si tikus sama sekali tidak tahu bahwa mereka ada dalam sebuah skenario seorang peneliti. Si tikus, menjalankan hidupnya secara alami, namun tetap memakai logika<strong> ‘bagaimana bertahan dalam kesulitan hidup’.Dibutuhkan seberkas cahaya sebagai inspirasi sebuah harapan….!<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kita bukan Tikus</strong>, namun percobaan ini telah membuat saya bangkit kembali karena IMAN percaya saya terinspirasi kembali. Aku Percaya Bahwa Hari Esok masih lebih baik…ada waktu dan masa segala sesuatunya. Aku percaya bahwa masalah akan berlalu, pasti ada pemulihan kembali, karena &#8220;cinta&#8221; akan hidup maka aku akan lebih kuat bertahan dibandingkan dengan yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah motivasi untuk bertahan dalam krisis yang mengguncang perekonomian dunia kali ini.</p>
<p>CINTA ADALAH HARAPAN</p>
<p>Salam dari saya</p>
<p>Mustika Ranto Gulo</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://niasbarat.com/2009/04/cinta-harapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

