<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BERITA NIAS BARAT &#187; niasbarat</title>
	<atom:link href="http://niasbarat.com/Nias%20Island/niasbarat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://niasbarat.com</link>
	<description>VISI &#34;Aman, Damai &#38; Berakhlak&#34;</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Apr 2011 09:37:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Kriteria Pemimpin Nias Barat, Oleh Mustika Ranto Gulo</title>
		<link>http://niasbarat.com/2010/02/dalam-kitab-markus-1044-%e2%80%93-45-%e2%80%9cdan-barangsiapa-ingin-menjadi-yang-terkemuka-di-antara-kamu-hendaklah-ia-menjadi-hamba-untuk-semuanya-karena-anak-manusia-juga-datang-bukan-untuk-dila/</link>
		<comments>http://niasbarat.com/2010/02/dalam-kitab-markus-1044-%e2%80%93-45-%e2%80%9cdan-barangsiapa-ingin-menjadi-yang-terkemuka-di-antara-kamu-hendaklah-ia-menjadi-hamba-untuk-semuanya-karena-anak-manusia-juga-datang-bukan-untuk-dila/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 12:17:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niasbarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[http://niasbarat.wordpress.com/2007/10/15/kriteria-pemimpin-ideal-versi-kristiani/]]></category>
		<category><![CDATA[niasbarat]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[saran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasbarat.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[KRITERIA BUPATI DI NIAS, HARUS BERORIENTASI PELAYANAN Nias Barat, yang mayoritas 99,8% berpenduduk Nasrani itu, merindukan seorang pemimpin yang beorientasi seorang &#8220;PELAYAN TUHAN&#8221; yang memiliki visi dan misi kesejahteraan manusia bukan dirinya sendiri. Dalam Kitab Injil Markus 10:44 – 45  “dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>KRITERIA BUPATI DI NIAS, HARUS BERORIENTASI PELAYANAN</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_186" class="wp-caption alignleft" style="width: 254px"><img class="size-medium wp-image-186" title="ranto-universitas-nias-barat" src="http://niasbarat.com/wp-content/uploads/2010/02/ranto-universitas-nias-barat-244x300.gif" alt="Mustika Ranto Gulo" width="244" height="300" /><p class="wp-caption-text">Mustika Ranto Gulo</p></div>
<p>Nias Barat, yang mayoritas 99,8% berpenduduk Nasrani itu, merindukan seorang pemimpin yang beorientasi seorang &#8220;PELAYAN TUHAN&#8221; yang memiliki visi dan misi kesejahteraan manusia bukan dirinya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dalam Kitab Injil Markus 10:44 – 45  “dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ada 5 Faktor Mengapa ada kerinduan seperti ini?</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Kemiskinan semakin meluas, pasca gempa dan hengkangnya BRR dari Nias sejak awal 2009, telah meninggalkan bom waktu yang sangat mematikan bagi masyarakat. Penghasilan dari sektor pertanian sebagai basis pendapatan tidak mendukung lagi (saya akan menjelaskan kemudian, bahwa dirindukan seorang Pemimpin yang takut akan Tuhan yang profesional dalam meningkatkan pendapatan per kapita).</li>
<li>Politik Kotor telah merasut dalam kehidupan rakyat Nias. Bayangkan saja dalam ajang Pemilihan Kepala Desa saja, terjadi permainan kotor  dengan main suap apalagi pada ajang pemilihan DPRD atau Pilkada yang tentu merupakan hal yang dinanti-nanti. Politik Uang adalah mendatangkan kutuk TUHAN (saya akan menjelaskan kemudian, bahwa dirindukan seorang Pemimpin yang takut akan Tuhan, yang membuktikan diri tidak main kotor pada PILKADA nanti).</li>
<li>Cara Hidup Malas, mengakibatkan orang berfantasi ingin kaya dengan mendadak dengan cara-cara yang tidak masuk akal. Misalnya menyogok agar bisa menang dalam proses ujian masuk PNS. Dengan harapan nanti uang sogokan itu bisa kembali, dengan cara mencari peluang untuk korupsi. Minimal tujuannya untuk kerja santai (kerja atau tidak) ada gaji tiap bulan. Lingakaran kemiskinan karena pola pikir yang salah (saya akan menjelaskan kemudian, bahwa dirindukan seorang Pemimpin yang takut akan Tuhan yang bekerja keras dan mampu mensosialisakan / mempresetasikan HIDUP KUDUS)</li>
<li>Nilai-nilai kekristenan sudah luntur, bahwa sebagai masyarakat yang mayoritas Nasrani, seharusnya menjadi SAKSI HIDUP dan  hidupnya harus berdasarkan FIRMAN TUHAN. Hidup seperti ini &#8220;dinomorsatukan&#8221;, namun betapa menyedihkan keadaan Rohani yang sangat lemah, telah membuat masyarakat kita sulit membedakan mana yang pantas dilakukan oleh seorang Nasrani dan mana yang tidak. Dirindukan pemimpin yang takut akan Tuhan seseorang yang beorientasi PELAYAN TUHAN.</li>
<li>Pendidikan adalah pintu gerbang kesejahteraan masyarakat, dirindukan seorang HAMBA TUHAN yang berorientasi kepada &#8220;PENGABDIAN HIDUP UNTUK PENDIDIKAN&#8221;, sebagai bukti yang nyata bahwa pemimpin seperti ini bersedia memberikan estafet masa depan Nias Barat kepada generasi berikutnya.</li>
</ol>
<p>Baca kriteria Pemimpin yang diharapkan di Nias Barat adalah</p>
<p>http://niasbarat.wordpress.com/2007/10/15/kriteria-pemimpin-ideal-versi-kristiani/</p>
<p>Saya Mustika Ranto Gulo</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://niasbarat.com/2010/02/dalam-kitab-markus-1044-%e2%80%93-45-%e2%80%9cdan-barangsiapa-ingin-menjadi-yang-terkemuka-di-antara-kamu-hendaklah-ia-menjadi-hamba-untuk-semuanya-karena-anak-manusia-juga-datang-bukan-untuk-dila/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>25 Incumben Ikut Pilkada Sumut 2010</title>
		<link>http://niasbarat.com/2010/02/25-incumben-ikut-pilkada-sumut-2010/</link>
		<comments>http://niasbarat.com/2010/02/25-incumben-ikut-pilkada-sumut-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 02:39:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niasbarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[25 Incumben Ikut Pilkada Sumut 2010]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[berita nias barat]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[DDN]]></category>
		<category><![CDATA[dprd nias]]></category>
		<category><![CDATA[niasbarat]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada Nias Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Nias barat]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasbarat.com/2010/02/25-incumben-ikut-pilkada-sumut-2010/</guid>
		<description><![CDATA[Posted in Medan Kita by Redaksi on Februari 3rd, 2010 Medan (SIB) Sedikitnya 25 incumben (bupati/walikota dan mantan wakil yang maju kembali) diperkirakan bakal kembali meramaikan pertarungan di Pilkada serentak di 23 kabupaten dan kota se-Sumut antara Mei dan Oktober 2010. Di antara 25 incumben itu, dua pasang nama yang sebelumnya menjabat kepala daerah dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;">Posted in Medan Kita by Redaksi on Februari 3rd, 2010</span><br />
Medan (SIB)<br />
Sedikitnya 25 incumben (bupati/walikota dan mantan wakil yang maju kembali) diperkirakan bakal kembali meramaikan pertarungan di Pilkada serentak di 23 kabupaten dan kota se-Sumut antara Mei dan Oktober 2010. Di antara 25 incumben itu, dua pasang nama yang sebelumnya menjabat kepala daerah dan wakil kepala daerah, kembali maju. Yakni dari Kabupaten Sergei dan Kabupaten Humbahas.</p>
<p style="text-align: justify;">
Dari 25 incumben itu, 10 di antaranya mengikuti Pilkada di sembilan kabupaten dan kota di kawasan Pantai Timur Sumut. Lima incumben di Pulau Nias, delapan lagi di kawasan Pantai Barat Sumut dan dua sisanya di kawasan Dataran Tinggi Sumut.</p>
<p style="text-align: justify;">
Kabiro Otda Setdaprovsu Drs Bukit Tambunan MM kepada wartawan di Medan, Selasa (2/2) menjelaskan, sampai saat ini belum satu pun dari sejumlah incumben tersebut yang sudah mengajukan izin cuti kepada Depdagri yang tembusannya disampaikan ke Pemprovsu.</p>
<p style="text-align: justify;">
“Belum ada yang mengajukan izin cuti. Tapi kalau mereka benar-benar akan maju, maka selama masa kampanye sekitar dua minggu, sudah harus menyampaikan izin cuti. Bila tidak, maka kampanye yang diikuti bisa dinilai ilegal (tidak sah),” jelas Tambunan.</p>
<p style="text-align: justify;">
Tak hanya itu, para incumben juga harus melepas atau mengembalikan segala fasilitas negara yang dipakai selama ini. Semisal kendaraan dinas, rumah dinas dan lainnya saat melakukan kampanye.</p>
<p style="text-align: justify;">
“Untuk pengawasan pemanfaatan fasilitas negara dalam kampanye ini, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di kabupaten dan kotalah yang berwenang mengawasinya,” ujar Tambunan.</p>
<p style="text-align: justify;">
Rincian 10 incumben di kawasan Pantai Timur Sumut, yakni Penjabat Wali Kota Medan Rahudman Harahap, Bupati Serdang Bedagai HT Erry Nuradi dengan Wakil Bupati H Soekirman, Wakil Wali Kota Tebing Tinggi H Syahril Hafzein, Wali Kota Pematang Siantar RE Siahaan, Bupati Simalungun HT Zulkarnain Damanik, Wakil Bupati Asahan Topan Gama Simatupang, Wakil Wali Kota Binjai H Anhar Monel, Wakil Wali Kota Tanjung Balai H Thamrin Munthe dan mantan Penjabat Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) H Daudsyah Munthe. Sedang lima incumben di Pulau Nias, Kota Gunung Sitoli, Bupati Nisel, Nias Barat dan Nias Utara.</p>
<p style="text-align: justify;">
Delapan incumben di kawasan Pantai Barat Sumut, yakni Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) MA Effendy Pohan, Wakil Wali Kota Sibolga H Afifi Lubis, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Ongku Parmonangan Hasibuan dan Wakil Bupati Aldinz Rafolo, Bupati Toba Samosir (Tobasa) Monang Sitorus, Bupati Samosir Mangindar Simbolon dan Bupati Humbahas Maddin Sihombing dan Wakil Bupati Marganti Simanulang.</p>
<p style="text-align: justify;">
Sedangkan dua nama incumben dari kawasan Dataran Tinggi Sumut yakni Bupati Pakpak Bharat H Makmur Berasa dan Wakil Bupati Muger Hery Imanuel Berutu. (M3/q)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://niasbarat.com/2010/02/25-incumben-ikut-pilkada-sumut-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membangun Nias Barat Mulai Dari Mana?</title>
		<link>http://niasbarat.com/2009/06/membangun-nias-barat-mulai-dari-mana/</link>
		<comments>http://niasbarat.com/2009/06/membangun-nias-barat-mulai-dari-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 15:51:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niasbarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[niasbarat]]></category>
		<category><![CDATA[Onolimbu]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasbarat.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Membangun Nias Barat, harus dengan penuh semangat kebersamaan, dan mampu menghimpun semua komponen dalam elemen-elemen besar dan kecil dalam masyarakat yang sangat majemuk. ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Apa prioritas utama yang harus di dahulukan untuk membangun Nias Barat, yang baru saja dimekarkan, Pj Bupati Faduhusi Daeli, SPd sudah dilantik, Peresmian Ibu Kota Kabupaten di Onolimbu sudah terlaksana dengan baik, lalu harus bagaimana?</p>
<p style="text-align: justify;">Persoalan yang dihadapi tidaklah sesederhana yang dibayangkan, ada 5 kondisi sangat kritis dan membebani pejabat nantinya di Nias Barat bahkan di Nias secara keseluruhan.</p>
<p style="text-align: justify;">1. DANA ALOKASI UMUM NIAS LENYAP</p>
<p style="text-align: justify;">Ternyata kita (masyarakat) Kabupaten Nias sedang menangis dengan tidak cairnya DAU 2008/2009 untuk jatah Nias yang seharusnya menjadi modal utama untuk membangun daerah terpencil termasuk kabupaten baru seperti Nias Utara dan Nias Barat. Ceritanya sangat memprihatinkan yang disebabkan oleh persoalan pribadi DPRD dengan Bupati dkk (Exekutif) saling bertengkar dalam satu momen sidang mengesahkan anggaran Nias beberapa waktu lalu. Sejak itu DPRD tidak mau bersidang untuk menunjukkan arogansinya kepada tema eksekutif. Akhirnya sampai batas akhir penyerahan dan pengesahan anggaran itu ke Sumatera Utara untuk diteruskan ke pusat sudah terlambat. Akhirnya pemerintah menolak bahkan memotong anggaran DAU untuk Kab Nias 2008. Persoalan kita adalah manusia yang error bukan human error. Tetapi demi kepentingan harga diri mereka telah mengorbankan masyarakat Nias secara keseluruhan. Bagaimana bisa memberi bantuan ke Kabupaten baru termasuk menyusun anggaran saja tidak bisa jalan, ini adalah bencana yang mematikan lebih dasyat dari bencana gempa 2005 yang lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Alokasi dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia</p>
<p style="text-align: justify;">Masalah berat yang dihadapi adalah bagaimana memilih orang yang tepat dengan posisi yang tepat.  &#8220;Right Man on the Right Please, Right Please on the right Man&#8221;. Faktor Pembisik dan faktor Nepotisme masih kental, termasuk faktor politik praktis untuk kepentingan persiapan memenangkan pemilihan bupati periode pertama nantinya. Persoalan lain, adalah apakah Bupati Nias (induk) rela melepaskan orang-orang hebatnya untuk masuk dalam pemerintahan kabupaten Nias Barat yang nota bene, Pj Bupati  Bapak Faduhusi Daeli SPd itu,  ceritanya bukan orang yang direferensikan oleh Bapak Binahati Baeha untuk duduk disana? Tentu tarik menarik sangat kental dalam merekruit orang-orang bagus di Nias Barat. Ini tugas sangat berat!</p>
<p style="text-align: justify;">3. Anggaran Gaji dan Operational</p>
<p style="text-align: justify;">Syukur kalau Gaji dan operasional Kab baru itu masih ditanggung oleh Kabupaten Induk dengan sungguh-sungguh, masalahnya semuanya sarat dengan kepentingan. Ini dilematis, karena sudah terlihat sekali sikap menang kalah atas segala kepentingan itu dilapangan. Jadi, kesulitan yang dihadapi biasanya mendatangkan protes dan hilangnya kepercayaan kepada Pj Bupati baru itu. Semoga mereka tidak dipersulit.Penghasilan daerah tidaklah seberapa dibandingkan dengan pengeluaran, sama saja dengan manajemen mengelola usaha. Bedanya, kita masih disubsidi, enak memang sih!</p>
<p style="text-align: justify;">4. Fasilatas dan Infrastruktur sangat minim</p>
<p style="text-align: justify;">Saya menyampaikan hormat saya kepada PJ Bupati Baru ketika dalam acara &#8220;Buapti Nias Barat Mendengar&#8221;. Karena dari posisi SEKDA NISEL (Posisi Aman dan Enak) rela datang ke Nias Barat dalam keadaan sangat minim dan Onolimbu itu sangat tidak pantas untuk sebuah ibu kota. Harus tidur di rumah saudara / kerabat artinya para pejabat menggunakan fasilitas bangunan rumah masyarakat dengan seadanya. Swadaya masyarakat untuk membangun Gedung Serba Guna dengan anggaran 100 juta rupiah saja belum kelar selama tiga tahun lamanya. Bagaimana membangunnya ya? Apakah berharap bantuan pemerintah propinsi dan pusat dalam anggaran tahun 2009 ini? Celakanya, suasana dan timingnya tidak pas, karena pemilu sedang berlangsung, sedang foku kesana.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Target Waktu, seperti memburu hantu</p>
<p style="text-align: justify;">Hanya satu tahun atau lebih dikit? yang benar saja persiapan itu bisa berlangsung dalam setahun, saya tidak yakin, karena :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Master Plannya tidak ada</li>
<li>Infrastruktur minim dan tidak memadai</li>
<li>APBDnya belum dibuat</li>
<li>PP daerah belum ada</li>
<li>Memaksakan diri untuk PILKADA dananya sangat besar</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Persoalan ini yang masih hangat untuk di bahas dan mendorong sdr Bupati Nias Barat untuk bekerja lebih profesional. Ini sebuah ujian bagi kita semua,  ini pekerjaan yang sangat berat, oleh karena itu dihimbau kepada semua komponen masyarakat wajib memberi bantuan dorongan dan motivasi serta doa.</p>
<p style="text-align: justify;">Mari bersama-sama &#8230; kita saling memberi diri untuk membuktikan bahwa mulai dini Nias Barat bisa mandiri, aman dan makmur. TUHAN BESERTA KITA.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Saya Mustika Ranto Gulo</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://niasbarat.com/2009/06/membangun-nias-barat-mulai-dari-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

