<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BERITA NIAS BARAT &#187; rasional</title>
	<atom:link href="http://niasbarat.com/Nias%20Island/rasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://niasbarat.com</link>
	<description>VISI &#34;Aman, Damai &#38; Berakhlak&#34;</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Apr 2011 09:37:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Ujian Nasional, Tidak Rasional</title>
		<link>http://niasbarat.com/2010/01/ujian-nasional-tidak-rasional/</link>
		<comments>http://niasbarat.com/2010/01/ujian-nasional-tidak-rasional/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 07:17:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>niasbarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[nias]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Nias]]></category>
		<category><![CDATA[rasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://niasbarat.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Pernyataan SBY Bukan untuk Pendidikan&#8221; (Tim Advokasi Korban Ujian Nasional) &#8220;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan bahwa pelaksanaan UN tidak akan melanggar keputusan Mahkamah Agung (MA).&#8221; &#8220;Pernyataan Presiden lebih kepada pernyataan politik, bukan untuk pendidikan nasional dan masa depan anak-anak didik. Menurut Presiden, hal itu karena UN dilaksanakan dengan penyempurnaan dan persiapan, serta penggodokan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #003366;"><a href="http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=12&amp;artid=2086" target="_blank"><strong>&#8220;Pernyataan SBY Bukan untuk Pendidikan&#8221;</strong></a><br />
<em>(Tim Advokasi Korban Ujian Nasional)</em></span></p>
<p align="justify"><span style="color: #003366;">&#8220;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mengatakan bahwa pelaksanaan UN tidak akan melanggar keputusan Mahkamah Agung (MA).&#8221; &#8220;Pernyataan <strong>Presiden lebih kepada pernyataan politik, bukan untuk pendidikan nasional dan masa depan anak-anak didik</strong>. Menurut Presiden, hal itu karena UN dilaksanakan dengan penyempurnaan dan persiapan, serta penggodokan yang sungguh-sungguh. Ini hanya membuktikan kalau pemerintah, baik itu Mendiknas maupun Presiden, hanya mencari-cari dalil dan legitimasi bahwa UN tidak bertentangan dengan putusan MA, ujar Isnur&#8221;</span></p>
<ul>
<li>
<p align="justify"><span style="color: #003366;">&#8220;<strong>Arif Rahman: Jangan Ukur UN dengan Standar Mutlak&#8221;</strong><br />
&#8220;Pakar pendidikan dan Guru Besar UNJ Arif Rahman merasa perlu adanya standar norma pada penilaian Ujian Nasional (UN). Standar mutlak yang diterapkan pemerintah dianggap tidak memberikan ukuran pendidikan yang valid.&#8221; &#8220;Mengutip omongan JK pada saat menjabat sebagai wakil presiden. Beliau pernah bilang, Pak Arif kalau tidak dinaikan standar kelulusannya siswa kita tidak akan bisa lompat. Saya jawab, <strong>pak kalau lompat tanpa dikasih makan mana bisa pak. Ini kan tandanya beliau tidak melihat daerah,</strong>&#8216; selorohnya.&#8221;<br />
<a href="http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=12&amp;artid=2087" target="_blank">http://BeritaPendidikan.Com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=12&amp;artid=2087</a></span></li>
<li>
<p align="justify"><span style="color: #003366;"><strong>Mengapa Depdiknas Masih Mendorong E-Learning Untuk Sekolah?</strong><br />
Dari pengalaman di negara maju kita dapat melihat bahwa <strong>sistem E-Learning dan Pemiliharaannya adalah sangat mahal dan tidak terjangkau di kebanyakan sekolah di negara maju <em>(<a href="http://teknologipendidikan.com/solusi.html" target="_blank"><strong><em>bagaimana di Indonesia?</em></strong></a>)</em>, maupun dinilai kurang efektif di tingkat sekolah</strong>. Mengapa? Apakah Karena &#8220;Skinner’s theories&#8221; <strong>(Behaviourism &#8211; Programmed Learning) tidak mengajak pelajar kreatif dan inovatif</strong>. <a href="http://teknologipendidikan.com/kreativitas.html" target="_blank"><strong><em>Tujuannya adalah membentuk behaviour (perilaku) orang (seperti robot)</em></strong></a>. &#8211; <span style="text-decoration: underline;"><strong>Membunuh Kreativitas!</strong></span> &#8211; <a href="http://teknologipendidikan.com/kreativitas.html" target="_blank">http://TeknologiPendidikan.Com/kreativitas.html</a><br />
<strong><em>(Mungkin &#8220;Skinner’s theories&#8221; adalah lebih cocok dengan teori &#8220;Asal-Hafal-Saja)</em></strong></span></p>
<p><span style="color: #003366;"><strong><em>E-Learning Menguntungkan siapa?</em></strong></span></li>
<li>
<p align="justify"><span style="color: #003366;"><a href="http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=12&amp;artid=764" target="_blank"><strong>Puluhan ribu sekolah dalam keadaan rusak atau ambruk termasuk 70% sekolah di DKI Jakarta</strong></a> &#8211; <a href="http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=20&amp;artid=2043" target="_blank"><strong>Di Jakarta Saja, 179 Sekolah Tidak Layak Pakai!</strong></a> &#8211; <a href="http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=12&amp;artid=2011" target="_blank"><strong>Hampir 80% Gedung Sekolah di Pesawaran Rusak</strong></a>, <a href="http://ambruk.com/" target="_blank"><strong><em>dll</em></strong></a>, dan <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=573" target="_blank"><strong>Korupsi Terjadi di Semua Level Penyelenggara Pendidikan</strong></a>, dan <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=954" target="_blank"><strong>UN Tidak Ciptakan Proses Belajar Kreatif</strong></a>, dan kita perlu <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=285" target="_blank"><strong>Setop Kurikulum Merugikan Siswa</strong></a>, juga <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=147" target="_blank"><strong>70% Lulusan SMA Tanpa Keterampilan Cari Kerja</strong></a>, dan <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=486" target="_blank"><strong>Kemampuan Guru Harus Ditingkatkan (Secara Efektif)</strong></a>, dan <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=922" target="_blank"><strong>Ribuan Anak Cacat Usia Sekolah Belum Terlayani</strong></a>, dan <a href="http://pendidikan.net/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=22&amp;artid=270" target="_blank"><strong>Pendidikan Berkualitas Hanya untuk Orang Berduit</strong></a>, dan &#8230;&#8230;&#8230;</span></p>
<p><span style="color: #003366;"><strong>PASTI KORUPSI DI PENDIDIKAN HARUS MENJADI PRIORITAS UTAMA KAN? <a href="http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=12&amp;artid=1883" target="_blank"><strong>&#8220;Dinas pendidikan telah menjadi institusi paling korup dan menjadi isntitusi penyumbang koruptor pendidikan terbesar dibanding dengan institusi lainnya</strong></a>.</strong><strong> <em>ICW: Analisis 5 Tahun Pemberantasan Korupsi Pendidikan (2004-2009)</em> </strong></span></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://niasbarat.com/2010/01/ujian-nasional-tidak-rasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

