Wisata

WISATA NIAS BARAT

Situs yang terkenal yang kita miliki di NIAS BARAT adalah:
“BATU MEGALIT” antara lain: Techembowo ba Hiligoe, Mandrehe, Batu Megalit ba Iraonogambo dan Batu Megalit Tertua di Balodano. Lewato Marasusi (Tentara Jepang) di Lolozasai, Tetehosi, Mandrehe. Pantai Sirombu dan Batu Karang – Terumbu Karang di pantai Hinako.

Selain itu Pulau Asu dan Pulau Bawa sekarang menjadi idola para turis mancanegara, mereka merasa lebih nyaman di pulau itu.

Apakah Pemkab Nias mengetahui aktivitas di Pulau itu?

Hal ini akan menjadi isu hangat kelak karena ada nuansa untuk merubah lokasi surfing international ke Pulau Asu pada tahun 2011 nanti. Bagaimana dengan Pantai Lagundi Teluk Dalam, sangat memprihatinkan, karena sikap masyarakat yang tidak bersahabat pada turis-turis asing.

Pemerintah Daerah Nias sudah Siap? Atau nantinya menjad wilayah Kabupaten Nias Barat, Selamat berjuang untuk Bapak Ir. Mustika Ranto Gulo, atas informasi yang dikirim di Lembaga Surving International tersebut.

3 Responses to “ Wisata ”

  1. Putra Gaekhula on August 10, 2010 at 6:15 am

    Trima kasih anda telah membuka/memberi kesempatan pd kami tuk mengutarakan unek unek demi perubahan di tanah kelahiran kita.Ide /mempromosikan Daerah Tujuan Wisata di daerah kita sangat bagus dan kita acungkan jempol.Mohon maaf dengan tidak mengurangi hormat kami kepada penulis diatas, sedikit koreksi dan dukungan pada tulisan tersebut diatas. Makam Marasusi di Lolozasai Desa Tetehosi,Kec Mandrehe, setahu saya (kata nenek kita) itu Makam Tentara Belanda, dibawah tulisan batu Nisan /prassasti ada nama 11 orang ( 6 orang nama Belanda dan 5 nama orang Indonesia) tertanda tahun 1910. Jadi pada tahun itu Jepang ( Tentara Nippon ) belum masuk ke Indonesia.Kemudian Pulau Asu dan Pulau Bawa yang merupakan Idola turis manca Negara,udah pasti diketahui oleh Pemda Nias dan Pemda Sumut, mereka nggak berani masuk tanpa izin Pemda sebab mengelola pulau di wilayah NKRI harus tahu Pemda setempat .Keluarkan Izin Bayar Pajak/Retribusi sebagai Pendapatan Asli Daerah. Kalo tidak , betapa bodohnya Pemda kita . Ayo Pemda Nisbar….kejar itu Aset Nisbar.Selanjutnya Sosialisasikan ke masyarakat DTW bahwa masyarakat bukan memusuhi pendatang tetapi tunjukkan keramahan dan tampilkan asli budaya kita pada orang luar ,pasti mereka sangat senang dan betah tinggal ( asalkan mereka santun dan menghargai budaya )di daerah kita, sudah pasti mereke membelanjakan uang nya kepada masyakat kita . Sekian saja ,mohon maaf kalo ada yg tdak pada tempat nmya dan terim kasih atas perhatian. Yaahowu..

  2. Gulo Heli on June 23, 2010 at 1:37 am

    Semgat terus pak……
    Nias Barat pantas jadi tmpt untuk di kunjungi oleh siapapun dan juga masyarakatnya sangat friendly bgt ma spapu….
    cayooooooooo….
    Ya’ahowu

  3. Alibudi on April 5, 2010 at 2:50 pm

    Putra Nias mendukung kampanye wisata NISBARA
    Niasbar adalah sorga Dunia….promosi harus gencar pak….jgn berhenti ..! GBU

Leave a Reply

TIDAK MESTI JADI PEJABAT !

Membangun Nias Barat, anda tidak mesti harus jadi pejabat, tetapi kesempatan lain masih banyak. Dalam bidang lain pun menanti anda, misalnya memulai dari hal2 kecil saja atau dalam bidang pengembangan SDM atau Pembangunan Rohani (Pembaunan Karakter) dan mulailah dengan bekerja keras. Terjun saja ke dalam masyarakat untuk menyentuh esensi kehidupan yang sesungguhnya, misalnya beternak dan bertani, kemudian anda bisa membentuk opini dan berhasil mempengaruhi lingkungan sekitar untuk menjadi contoh yang baik. Selamat! Mustika Ranto Gulo

SAHABAT KAMI DIMANA PUN

ANDA BISA MENGIRIM BERITA KE banuada@niasbarat.com agar dimuat sebagai berita, artikel atau sejenis pengumuman.

Economic & Finance

Politik & Hukum

User Login