Menjadi masyarakat yang damai, sejahtera, makmur dan mandiri dalam kehidupan sosial masyarakat.
MISI
1. Menciptakan keselarasan masyarakat yang takut akan Tuhan dan hidup kudus dan suci baik dalam kehidupan sekuler, rohani dan plitik.
2. Menciptakan kemampuan masyarakat untuk memiliki pengetahuan terhadap peningkatan daya saing usaha swasta agar berkompetisi secara terbuka dan jujur.
3. Mengkomunikasikan informasi teknologi disemua bidang yang berhubungan dengan pemberdayaan sumber daya manusia dan sumber daya alam.
4. Menfasilitasi sarana dan prasarana pendidikan sekolah dan pelatihan-pelatihan untuk menambah kemampuan daya saing masyarakat.
5. Memberdayakan ekonmi masyarakat dengan meningkatkan transaski daya beli dan daya jual barang / produksi petani dan masyarakat.
BAGAIMANA MENCAPAI VISI & MIS TERSEBUT?
MULAI DARI DIRI SENDIRI
Bangsa yang makmur berasal dari keluarga yang makmur dan keluarga yang makmur berasal dari setiap individu yang makmur. Individu yang makmur berasal dari produktifitas dan efesiensi yang maksimum. Jika kita menghasilkan yang baik tentu mengalirkan kebaikan, akan ada efek baliknya terhadap anggota keluarga dan membawa kepada komunitas dan akhirnya kepada bangsa.
Jadilah entrepreuner yang sejati untuk meningkatkan produktifitas dan efesiensi hidup yang baik. Saya selalu mengusulkan agar SDM Nias selalu berpikir dan belajar menjadi enterpreuner.
Maaf, tidak betujuan merendahkan prinsip dan pola hidup aman yang dianut oleh sebagian besar masyarakat Nias saat ini yaitu ramai-ramai menjadi “PEGAWAI NEGERI”.
Padahal sumber daya alam yang dapat diolah sangat menjanjikan di daerah kita, sedangkan gaji PNS belum diperbaiki oleh pemerintah, masih dibawah rata-rata Pendapatan perkapita Regional Asia.
Akibatnya sangatlah fatal, karena biaya hidup besar, life style tinggi, akhirnya terjerumus dalam Lingkaran Setan yaitu mencari cara lain memenuhi kebutuhan itu dengan mencari peluang yang tidak etis dengan cara menghalalkan segala cara.
Misalnya menghemat anggaran dilingkungan kerja agar dapat disisihkan untuk dinikmati (dikorupsi).
Faktor utama yang membuat bangsa ini semakin terpuruk adalah cara dan pola hidup seperti ini. Seharusnya kita menyadari bahwa MENJADI APAPUN DI DALAM DUNIA INI, ITU ADALAH PENGABDIAN. Jadi, menjadi PNS dan Pejabat apapun adalah pengabdian juga. Coba, kalau kita memilih untuk menjadi enterpreuner (pengusaha kecil dengan), maka cara-cara diatas dapat diminimalis bahkan tidak akan terjadi.
Saran saya, mulailah dari diri anda sendiri untuk memulihkan bangsa ini. Pulihkan dirimu sejak dini sehingga keluargapun dapat dipulihkan juga, yang pada akhirnya membawa dampak bagi kemakmuran Nias dan bangsa kita.
Salam Dari Saya
Ir. Mustika Ranto Gulo
saya pikir siapa yg buat visi misi Nisbar…
hehehehe..hana walo turiamo pak Ama Maya?
hehehe…mending pak Ranto jadi Nisbar 1 aja pak, anda sudah kuasai persoalannya, anda dirindukan lho…